Ujung Hari Senja

 

Saya ingin berbagi cerita tentang mereka yang tidak lagi dijaga, dirawat dan tidak memiliki kontak dengan keluarganya. Sebagai pasien inventaris di Rumah Sakit Kusta yang berada di desa Donorojo di ujung Jepara, Jawa Tengah. Pasien-pasien ini datang dari berbagai daerah di pulau Jawa dan rata-rata dari mereka telah menetap di rumah sakit tersebut sejak tahun 1970an. Pada tahun 2016 saya berkesempatan untuk berkunjung ke desa tersebut bersama dengan beberapa teman untuk sebuah misi sosial. Menyempatkan diri untuk berkunjung ke rs kusta dan bertegur sapa dengan para pasien inventaris. Salah satunya adalah Mbah ini, “Mbah suka untuk difoto, karena Mbah perempuan paling cantik di desa.” Begitu ungkapnya. Tanpa ragu saya arahkan kamera dan buat portrait sederhana beliau. Percakapan tidak selesai sampai disitu. “Dulu banyak yang suka sama Mbah dan mau menikahi Mbah, tapi tak tolak-tolakin. Mungkin penyakit kusta ini terjadi karena itu.” Mereka masih percaya bahwa kusta ini merupakan penyakit kutukan (karena itu juga stigma yang tertanam di masyarakat) padahal bukan karena itu. Kusta bukanlah penyakit kutukan. “Mbah akhirnya menikah di rumah sakit dengan sesama orang yang pernah mengalami kusta.” Mbah ini sering berhalusinasi mendengar suara almarhum suaminya.
Donorojo, 2016.IMG_0066

Leave a comment